Postingan

Hati

Hati.. Aku sudah berulang kali jatuh hati pada orang yang salah.. aku benci jika harus mengulang lagu lama lagi. Aku tidak menyalahkan siapa pun atas apa yang telah membuat hatiku patah. untuk kesekian kalinya aku mencoba untuk bangkit lagi. Kali ini aku ingin menjadi selembar kertas putih, akan ku tuliskan semua tentangnya jika waktu itu tiba. Aku menunggu datangnya seseorang yang akan menjemputku menuju Surga-Nya. Ya.. aku akan menunggu saat itu tiba, mungkin tidak akan lama lagi.  Aku tidak akan menaruh harapan pada siapapun lagi, walaupun seisi dunia mengatakan bahwa hatinya hanya untukku, bukan karena aku menutup hati, tapi aku hanya tidak ingin kembali kecewa. Jika pun ia benar-benar mengingkanku, aku akan menunggu tanpa berharap. Semua akan indah pada waktunya. Bukan tanpa sengaja hal ini dapat terjadi. Bukan dia yang mendahului, tapi aku. Aku sudah merasakan desir perasaan itu sebelum mereka mengelu-elukanku dengannya. Tapi aku tidak ingin mengatakan bahwa rasa ini b...

Terus Melangkah

Terkadang aku berfikir, aku adalah manusia yang tidak pandai bersyukur, ALLAH sayang banget sama aku, akunya aja yang ga tau, udah dikasih kesempatan yang bagus, aku ga bisa perjuangkan dengan sungguh-sungguh, sampai akhirnya aku pernah menyerah pada seperempat akhir perjalanan. Awalnya aku sakit, sakit banget harus memulai kembali perjuangan yang telah kita lalui, aku berusaha bangkit lagi, rasa malu ku buang jauh-jauh. Sampai pada akhirnya aku berada di posisi dimana aku sudah menuntaskan kewajiban pertamaku, menjadi seorang sarjana, titel S.Pd sudah tersandang di belakang namaku, hmm.. 5 bulan sudah ternyata, tinggal peremiannya aja yang belum, aku harap kehidupanku terus meningkat, aku pasti lebih baik dari pencapaianku hingga hari ini. Mudahkan ya Allah,,Aamiin :)

Only Hope

Meski kita tidak pernah berhubungan lagi, aku harap kenangan kita masih melekat di benakmu, aku relakan atas waktu yang tidak pernah mengizinkan kita kembali seperti dulu, kau dengan hidupmu, dan aku dengan segenap kesenduanku, aku harap kau akan selalu diselimuti kebahagiaan yang tiada pernah bosan menemani setiap langkah yang kau ayunkan kemanapun kau ingin pergi. Aku tahu diri, aku hanya sekelebat bayangan di hari-harimu yang cukup melelahkan itu. Aku bangga padamu yang telah berhasil menaklukkan sebongkahan besar batu keraguan di hatimu, kau telah menyinari dunia dengan senyummu yang penuh dengan keikhlasan. Aku sadar, aku tidak akan pernah menjadi nyata di hidupmu. Aku ikhlas melepasmu pergi dalam pengharapan besarku. Aku bersyukur telah menjadi temanmu yang hanya dapat bertemu dalam rangkaian kata-kata ringan yang cukup membuatku bahagia. Kau kebahagiaan kecilku. Dan kini aku harus melepasmu, jarak dan waktu menjadi musuh kita. Karena jarak dan waktu tidak akan pernah berpihak p...

Awal yang Baru

"Telah... lama sendiri, dalam langkah sepi..". sebait lagu Kahitna yang sangat syahdu dan lirih perih, ga ada bedanya dengan keadaan aku yang belum banyak berubah, terutama masalah hati yang seakan belum ada ujungnya. Sedikit lebih lega aku telah menuntaskan pendidikan S1 yang hanya seujung kuku. Sekarang aku masih saja harus tertatih untuk memperoleh kehidupan yang lebih baik. Saat masih kuliah aku hanya dipusingkan masalah tugas dari dosen yang membuat waktu tidurku semakin singkat. Kali ini aku dipusingkan dengan masalah pekerjaan yang belum ada kepastian yang indah. Aku harus sabar, itu nasehat yang selalu ibu katakan, "mulai dari bawah dulu, segala sesuatu harus di mulai dari yang susah dulu, sabar dan tawakkal saja, semua itu tergantung dengan kemauan, usaha, kesungguhan dan yang paling utama selalu berdo'a, selalu minta yang terbaik sama Allah". Harusnya aku bersyukur, di saat teman-teman lain dipusingkan dengan masalah pekerjaan yang tak kunjung datang,...

Good bye my charming prince.. :')

Hari ini, berita lama yang sudah sekian lama aku nanti akhirnya datang juga, dibilang kabar bahagia bukan, kabar buruk juga bukan, yang jelas ini merupakan suatu titik terang sehingga aku tidak berada dalam jurang pengharapan semu yang selama ini menyiksaku, halaah, hahaha kabar itu tidak lain adalah orang yang selama ini aku kecengin sebentar lagi bakal melepas masa lajangnya, dan kali ini aku merasakan keajaiban sebuah do'a, aku berdo'a supaya benar-benar dijauhkan dari harapan tentang beliau, dan kemarin aku baru saja berharap bisa bersama beliau kelak, hah.. how a stupid dream!!! setelah mendengar berita ini aku semakin lega, aku tidak bermain-main lagi dengan perasaan semu seperti setelah sekian lama aku lakukan, aku masih saja bermimpi tentang dia, suatu saat bisa dekat dengan dia, tapi sekali lagi aku sadar itu tidak akan pernah terjadi, mulai saat ini aku tidak akan mengingat dia lagi, semoga dia bahagia dengan keluarga barunya, menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah,...

mysteri

ntah berawal darimana,ketika aku dekat dengan seseorang secara tidak langsung mereka pasti menceritakan sesuatu yang bisa dianggap rahasia yang belum pernah diceritakan kepada orang lain,dan lagi lagi aku yang menjadi sasaran pemegang rahasia mereka,ga ada sedikitpun rasa bangga yang aku rasakan setelah rahasia itu berada digenggaman aku,hanya muncul pertanyaan pada otakku ketika jumlah orang yang memberikan rahasia mereka bertambah,kenapa harus aku orang pertama yang memegang rahasia mereka? padahal jelas-jelas aku bukan pemegang amanah yang handal,tidak jarang rahasia itu sering aku bagikan kepada orang lain dan aku anggap rahasia berantai kepada orang lain,hmmm,,,aku bingung,,, dan khusus masalah cinta aku benar-benar ga ngerti,dari aku berumur belasan tahun aku udah ngerasain gimana bumbu cinta yang dirasain sama orang yang pacaran,sebut saja kakak yang pernah bekerja dirumahku,dia menceritakan perihal cintanya dengan beberapa pria,lanjut ketika aku sma,teman aku sering mencerit...

Kesempatan Kedua

Hidup ini hanya sekali, ya hanya sekali, dan sekarang usiaku tahun ini menginjak 22 tahun, dan lihat, aku masih belum bisa menghasilkan apapun, ketika mereka telah bisa menghasilkan uang sendiri, aku masih menadah tangan kepada kedua orangtuaku, malu rasanya, aku harus maih berjuang sendiri,ya, tak mengapa, aku punya ALLAH yang maha besar yang selalu bersamaku, aku yakin ini hanya masalah waktu, semoga aku masih diberi kesempatan kedua yang harus aku pergunakan dengan sebaik-baiknya, semoga!